Jumat, 11 Juni 2010
BAB 2 (mengidentifikasi Elemen Siklus Pemrosesan Informasi)
Pengertian Komputer
Istilah komputer mempunyai arti luas, kata komputer berasal dari bahasa latin yatu computare yang artinya menghitung, dalam bahasa inggris di sebut to compute. Secara difinisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) yang terorganisasi dibawah kontrol program yang tersimpan dalam memory.
1. Menurut Robert H. Bilssmer 1985, komputer merupakan suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas yaitu menerima input memproses input sesuai dengan intruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
2. Menurut Donald H. Saders 1985, komputer merupakan suatu system elektronik yang mampu memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirangcang dan diorganisasikan secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan intruksi-intruksi yang telah tersimpan di dalam memory.
3. Menurut VC. Hamacher ZG, komputer merupakan mesin penghitung elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital, memproses sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memory (stored program) dan menghasilkan output informasi
4. Menurut William M Fuori, komputer merupakan suatu pemroses data (data processor) yang dapat melakukan perhitungan yang besar dan cepat, termasuk perhitungan aritmatika yang besar atau operasi logika tanpa campur tangan dari manusia mengoperasikan selama pemrosesan.Menurut Gordon B. Davis, komputer merupakan tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti.
Dari beberapa difinisi tersebut diatas, bahwa komputer adalah :
• Alat elektronik
• Dapat menerima input data
• Dapat mengolah data
• Memberkan informasi
• Menggunakan suatu program yang tersimpan di memory komputer (stored program)
• Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
• Bekerja secara otomatis
Sedangkan yang disebut program adalah kumpulan dari beberapa intruksi atau perintah terperinci yang sudah disiapkan agar komputer dapat melakukan fungsinya dengan cara yang sudah ditentukan.
Secara umum system komputer terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk suatu satu kesatuan untuk melaksankan tujuan pokok dari system tersebut. Tujuan pokok dari system komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware.
Klasifikasi KomputerTerdapat benyak tipe komputer yang sangat bervariasi dalam ukuran, biaya, daya kumputasi, dan tujuan penggunaannya. Komputer yang paling umum adalah Personal Computer, yang digunakan di sekolah-sekolah, kantor, rumah-rumah. Personal Computer merupakan bentuk paling umum dari komputer desktop. Komputer desktop memiliki unit pengolahan dan penyimpanan, display visual dan unit output audio dan keyboard yang ditempatkan secara mudah di meja kantor atau rumah. Media penyimpanan tersebut berupa harddisk, CD-ROM, dan disket atau flashdisk. Komputer notebook portable adalah versi ringkas dari personal komputer dengan semua komponennya terpaket dalam satu unit tunggal seukuran kopertipis.
Supercomputer digunakan untuk perhitungan numeric skala besar seperti perkiraan cuaca, desain dan simulasi pesawat terbang. Dalam sistem enterprice, server dan supercomputer, unit fungsionalnya yang banyak processor, dapat terdiri dari sejumlah unit besar dan sering kali terpisah.
Komputer oleh beberapa professional diklasifikasi menjadi beberapa sudut pandang, ada yang menggolongkan yang berdasarkan data yang diolah, berdasarkan penggunaannya, berdasarkan ukuran dan berdasarkan generasi serta berdasarkan yang lain.
a. Komputer Berdasarkan Data Yang Diolah
Berdasarkan data yang diolahnya komputer dapat digolongkan kedalam tiga golongan yaitu ;
1. Komputer Analog, yang digunakan untuk mengolah data kualitatif, bekerja secara kontiyu dan bukan data yang berbentuk angka, tetapi dalam bentuk fisik misalnya alat hitung ; arus listrik, temperature, kecepatan, tekanan dan sebagainya
2. Komputer Digital, digunakan untuk mengolah data kuantitatif (huruf, angka, kombinasi angka dan huruf, karakter-karakter khusus) dan memerlukan bahasa perantara, misalnya Komputer PC dll.Keunggulan dari computer ini adalah memproses data lebih tepat dibandingkan dengan computer analog dan dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan untuk diproses
3. Komputer Hybrid, merupakan kombinasi antara komputer analog dengan komputer digital, misalnya faxcimile dll
b. Komputer Berdasarkan Penggunaanya
Berdasarkan penggunaanya komputer digolongkan menjadi ;1. Special-Purpose Komputer
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan suatu masalah yang khusus, biasanya hanya berupa satu masalah saja, komputer ini dapat berupa komputer digital atau komputer analog, dan umumnya komputer analog adalah special-purpose komputer. Komputer ini banyak dikembangkan untuk pengontrolan yang otomatis pada proses-proses industri
2. General-Purpose Komputer
Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan bermacam masalah, dapat menggunakan beberapa program yang dapat menyelasaikan jenis permasalahan yang berbeda, karena komputer ini tidak dirancang untuk masalah secara khusus.misalnya aplikasi bisnis, teknik, pendidikan, pengolahan kata, permainan dll
General-Purpose Komputer dapat berupa kompuer digital maupun komputer analog, tetapi pada umunya komputer digital adalah general-purpose computer
c. Komputer Berdasarkan UkurannyaKomputer yang dibedakan berdasakan bentuk dan ukuran fisik dibedakan atas ;
1. Tower (Menara),
2. Desktop (Meja)3. Portable
4. Notebook
5. Subnotebook
6. Palmtop
d. Komputer Berdasarkan Processor
Komputer ini digolongkan menjadi:1. Mainframe adalah komputer yang processornya mempunyai kemampuan besar karena ditujukan untuk banyak pemakai,
2. Minikomputer adalah bentuk mini dari komputer mainframe, kalau mainframe memiliki ribuan terminal komputer mini lebih terbatas hanya sampai puluhan dan mungkin ratusan terminal.
3. Personal Computer adalah komputer yang ditujukan untuk satu pemakai dengan satu pemakaian program apilkasi saat tertentu.
Komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan data yang diolah, kemampuan komputer, kapasitas dan ukurannya, dan bidang masalahnya.
2.1. Berdasarkan data yang diolah, komputer diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu :
1. Komputer analog
Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data kualitatif. Data yang ada bukan merupakan simbol, tetapi masih merupakan suatu keadaan. Seperti misalnya: keadaan suhu ataupun kelembaban udara, ketinggian ataupun kecepatan adalah merupakan suatu keadaan yang oleh komputer kemudian ditetapkan sehingga menjadi suatu ukuran.
Analog banyak dipakai dipabrik-pabrik yang tujuannnya untuk mengontrol ataupun menghasilkan suatu produk. Pengertian komputer analog lebih mendekati dengan robotic ataupun mesin otomatis.
2. Komputer digital
Merupakan suatu jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kwantitatif (sangat banyak jumlahnya). Data dari digital komputer biasanya berupa simbol yang memiliki arti tertentu, misalnya: simbol aphabetis yang digambarkan dengan huruf A s/d Z ataupun a s/d z, simbol numerik yang digambarkan dengan angka 0 s/d 9 ataupun simbol-simbol khusus, seperti halnya: ? / + * & !.
3. Komputer hibrid
Merupakan jenis komputer yang bisa digunakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif. Hibrid komputer juga bisa dikatakan sebagai gabungan dari analog dan digital komputer. Komputer jenis ini banyak digunakan oleh pelbagai rumah sakit yang digunakan untuk memeriksa keadaan tubuh dari pasien, yang pada akhirnya, komputer bisa mengeluarkan pelbagai analisa yang disajikan dalam bentuk gambar, grafik ataupun tulisan.
2.2. Berdasarkan kemampuannya, komputer diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu :
1. Small scale computer
Komputer jenis ini mempunyai kapasitas antara 64 Kb sampai 8 Mb dan dapat menangani puluhan terminal komputer yang terpisah dari pusat komputer.
2. Medium scale computer
Komputer jenis ini mempunyai kapasitas antara 512 Kb sampai 8 Mb dan dapat menangani ratusan terminal komputer yang terpisah dari pusat komputer.
3. Large scale computer
Komputer jenis ini mempunyai kapasitas antara 512 Kb sampai 8 Mb, namun komputer ini mempunyai kecepatan yang lebih tinggi.
2.3. Berdasarkan kapasitas dan ukurannya, komputer diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu :
1. Microcomputer (Personal Computer/ PC)Pada awalnya, komputer jenis ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan per-orangan (personal). Kebutuhan per-orangan dalam hal menyimpan ataupun memproses data, tentunya tidak sebanyak kebutuhan sebuah perusahaan. Dikarenakan hal tersebut, kemampuan dan teknologi yang dimiliki oleh Personal Komputer pada awalnya memang sangat terbatas.
Dengan keunggulan harganya relatif murah, bentuknya kecil dan teknologi yang dimiliki diangap sudah memadai, maka personal komputer menjadi begitu cepat populer. Personal komputer kini tidak hanya digunakan oleh perorangan tetapi pada akhirnya banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyelesaikan pelbagai masalah yang ada diperusahaan.
a. Notebook/ Laptop
Merupakan jenis PC yang dapat dijinjing dan bisa digunakan di mana pun karena dilengkapi dengan portable battery-power, sehingga tanpa adanya listrik-pun note-book masih bisa dioperasikanb. PDA/ Pocket Computer
Merupakan jenis PC yang seukuran saku yang dapat dibawa ke mana pun.
2. Midrange computer atau komputer mini
Komputer mini mempunyai kemampuan berapa kali lebih besar jika dibanding dengan personal komputer. Hal ini disebabkan karena micro-pocessor yang digunakan untuk memproses data memang mempunyai kemampuan jauh lebih unggul jika dibanding dengan micropocessor yang digunakan pada personal komputer. Ukuran pisiknya dapat sebesar almari kecil.
Komputer mini pada umumnya dapat digunakan untuk melayani lebih dari satu pemakai (multi user). Dalam sistem multi user ini, pada akhirnya personal komputer banyak digunakan sebagai terminal yang berfungsi untuk memasukkan data. Contoh Komputer mini: IBM AS-400
3. Mainframe computer atau komputer mini
Ciri utama yang membedakan pengertian antara mini komputer dengan mainframe adalah, mainframe memiliki processor lebih dari satu. Dengan demikian, dari segi kecepatan proses mainframe jauh lebih cepat jika dibanding dengan mini komputer.
Mainframe secara umum membutuhkan ruangan khusus dimana faktor lingkungan yang terdiri dari temperatur, kelembaban udara ataupun gangguan asap dapatlah dimonitor. Hal ini disebabkan karena nilai komputer serta nilai dari informasi yang tersimpan didalamnya sangatlah mahal. Ruangan yang ada biasanya juga dilengkapi dengan pelbagai sistem pengamanan elektronik.
4. Super Computer
Sesuai dengan namanya, super komputer memiliki ciri khas, yaitu kecepatan proses yang tinggi serta memiliki kemampuan menyimpan data yang jauh lebih besar apabila dibanding dengan main-frame. Harga super komputer sangatlah besar dan mahal. Salah satau contoh super komputer adalah Cray-2. Pengguna super komputer biasanya negara-negara yang sudah maju ataupun perusahaan-perusahaan yang sangat besar, seperti misalnya industri pesawat terbang Nurtanio.
Dikarenakan kemampuannya yang sangat luar biasa dan diantaranya memiliki kemampuan untuk membaca/menyadap pelbagai data dari satelit, maka untuk pembelian sebuah super komputer harus mendapat persetujuan secara langsung dari presiden. Permintaan Indonesia pernah ditolak oleh presiden Amerika ketika Nurtantio menginginkan untuk membeli sebuah super komputer dari Amerika.
2.4. Berdasarkan bidang masalahnya, komputer diklasifikasikan menjadi dua, yaitu :
1. Special purpose computer
Komputer jenis ini hanya dapat menyelesaikan satu masalah saja, sehingga hanya program tertentu saja yang dimaksudkan dalam komputer ini. Sebagai contoh, komputer yang digunakan pada kilang minyak.
2. General purpose computer
Komputer jenis ini dapat menyelesaikan berbagai macam masalah. Komputer yang termasuk dalam jenis ini, yaitu komputer digital dan analog, tetapi yang umum digunakan yaitu komputer digital. Sebagai contoh, komputer untuk pendidikan dan komputer untuk bisnis.
Data dan informasi
Dalam kehidupan banyak sekali hal-hal yang terjadi, keunikan kejadian dari kehidupan setiap orang berbeda-beda sehingga cara pandang setiap orang terhadap kejadian tersebut pun berbeda-beda (sesuai dengan apa yang menjadi prinsip dan standar atau tolak ukurnya).
Di dalam dunia IT (Information Technology) pun sama, kesimpulan terhadap sesuatu yang dianalisa mungkin berbeda tetapi hal itu semua dapat diminimalisir dan dihilangkan selama apa yang menjadi pedomannya pun sama.
Dalam dunia IT dan kebutuhan yang disesuaikan, ternyata banyak sekali kejadian yang jika kita memandang untuk kemajuan teknologi dan komunikasi dapat dibuat prosedur dan aturan yang sama sehingga informasi yang dibutuhkan dari suatu kasus akan sama. Biasanya dalam dunia IT yang menjadi permasalahan adalah kasus-kasus yang sering terjadi dan untuk penyelesaiannya masih dengan prosedur yang manual. Beberapa contoh kasus yang terjadi dibeberapa tempat, seperti pengelolaan data administrasi, pengelokaan data perpustakaan (sudah banyak yang tidak manual), dan lain-lain. Untuk mengatasi beberapa contoh kasus diatas diperlukan data dan informasi yang dibutuhkan.
Beberapa definisi tentang data dari sudut pandang yang berbeda-beda:
• Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
• Dari sudut pandang bisnis, data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu(resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi (business data is an organization’s description of things (resources)and events (transactions) that it faces).
• Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.
• Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.
Beberapa definisi tentang informasi dari sumber yang berbeda-beda:
• Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
• Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
• Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
• Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.
Dari beberapa penjelasan diatas sehingga dapat disimpulkan bahwa:
Data adalah nilai yang mendeskripsikan dari suatu objek atau kejadian.
Informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian sehingga akan berguna untuk pengambilan keputusan.
SIKLUS INFORMASI
Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam menghasilkan informasi. Pertama-tama data dimasukkan ke dalam model yang umumnya memiliki urutan proses tertentu dan pasti, setelah diproses akan dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management) sebagai dasar dalam membuat suatu keputusan atau melakukan tindakan tertentu, Dari keputusan atau tindakan tersebut akan menghasilkan atau diperoleh kejadian-kejadian tertentu yang akan digunakan kembali sebagai data yang nantinya akan dimasukkan ke dalam model (proses), begitu seterusnya. Dengan demikian akan membentuk suatu siklus informasi (information cycle) atau siklus pengolahan data (data processing cycles).
BAB 1 (Prosedur baku mengaktifkan dan mematikan komputer)
Kelas X
BAB1. PROSEDUR BAKU MENGAKTIFKAN dan MEMATIKAN KOMPUTER
A. Prosedur Baku Menghidupkan dan Mematikan Komputer
Sebelum menggunakan komputer, terdapat beberapa hal yang harus di perhatikan , yaitu :
1. Memastikan kabel listrik sudah terhubung dengan komputer
2. Memastikan kabel monitor, keyboard, mouse, printer dan peralatan lainnya yang dibutuhkan sudah terpasang dengan baik.
1) Menghidupkan Komputer
Untuk menghidupkan komputer, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut:
• Tekan tombol Power atau tombol On pada Komputer
• Selanjutnya Komputer akan melakukan booting dengan menjalankan BIOS ( Basic Input Output System ) yang terdapat pada komputer. Jika pada komputer telah terpasang sistem operasi seperti Microsoft Window atau Linux maka selanjutnya komputer akan menjalankan prosedur untuk membuka sistem operasi yang terpasang pada komputer tersebut.
• Komputer yang berada pada suatu jaringan biasanya mengharuskan penguna komputer untuk Log in terlebih dahulu sebelum memasuki Sistem. Jika komputer yang kamu gunakan berada dalam suatu jaringan dan mengharuskan kamu melakukan Log in, gunakan username dan password yang telah diberikan.
2) Mematikan Komputer
Setelah kamu selesai menggunakan komputer, sebaiknya tidak langsung mematikan tombol Power langsung, karena akan menyebabkan kerusakan dalam komputer. Cara mematikan komputer berbeda-beda tergantung dari Sistem Operasi yang digunakan.
Jika Sistem Operasi yang digunakan adalah Microsoft Windows maka untuk mematikan komputer dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :
1. Pilih Tombol Start pada taskbar
2. Tekan Tombol Turr Off Computer yang akan menampilkan kotak dialog Turn Off computer , pada kota dialog tersebut terdapat empat pilihan , yaitu:
• Stand By, Pilihan ini digunakan untuk mengubah kondisi komputer dalam keasaan Low-Power. Keadaan seperti ini membuat komputer dalam keadaan tidur atau komputer sebenarnya tidak mati. Dengan pilihan komputer akan mengkonsumsi tenaga listrik yang rendah.
• Turn Off, PIlihan digunakan untuk mematikan komputer. Dengan pilihan ini perubahan konfigurasi (setting) Windows XP akan tersimpan terlebih dahuu.
• Restrat, Pilihan ini gidunakan untuk untuk mematikan komputer dan kemudian menghidupkannya lagi. Sebelum memulai kembali, perubahan konfigurasi (setting) Windows XP yang telah dilakukan akan disimpan terlebih dahulu.
• Hibernate, dapat ditampilkan dengan menekan tombol Shift pada Keyboard dan Stand By. Pilihan ini digunakan untuk mengakhiri penggunaan Windows XP dengan terlebih dahulu menyimpan posisi pekerjaan terakhir yang sedang dikerjakan ke dalam harddisk. Jika kamu menghidupkan kembali secara otomatis.
B. Macam-Macam Perangkat Lunak
Secara umum, software digunakan untuk mempermudah pengorganisasian kinerja Hardware . Dengan adanya software akan mengurangi interaksi manusia pada Hardware yang bermacam-macam.
Kita dapat mengelompokkan software berdasarkan fungsi atau dukungannya terhadap hardware. Dukungan pada hardware dapat digambarkan dalam diagram dibawah ini:
Dari gambar terlihat dibawah hardware langsung terdapat software sistem operasi. Software sistem Operasi ini yang melakukan hubungan dengan hardware secara langsung. Hardware yang beroperasi tanpa sistem operasi akan mempunya operasi yang terbatas dan tidak dapat di gunakan untuk menjalasnkan software aplikasi.
Berdasarkan fungsinya, software dibagi menjadi tujuh, yaitu :
1. Sistem Operasi
2. Program Aplikasi
3. Bahasa Pemrograman
4. Program Bantu
5. Program Paket
6. Program Permainan7. Program Multimedia
1. SISTEM OPERASI
Sistem operasimerupakan program utama yang langsung berinteraksi dengan bahasa yang di kenal oleh mesin komputer ( bahasa mesin). Penggunaan processor, memory, hardisk dan komponen lainnya diatur oleh sistem operasi .
Contoh Sistem Operasi :
• Produk Microsoft : Windows 3.1, Windows 95, Windows 98, Windows 2000, WIndows Me, WIndows XP, Windows Vista, WIndows NT (untuk jaringan).
• Produk Novel : Linux, Redhat, OpenSuse, Ubuntu, Mandrake, Mandriva,dll
• Produk Apple : Macintosh
• Produk IBM : DOS, UNIX
2. Program Aplikasi
Program aplikasi merupakan program yang di buat untuk tujuan tertentu, misalnya untuk penjualan di supermarket, untuk mengelola data rumah sakit, untuk mencetak kuitansi dan sebagainya.
3. Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman merupakan bahasa yang dipakai untuk membuat program komputer. dengan bahasa pemrograman , kita dapat menyusun perintah-perintah yang harus dijalankan oleh komputer sehingga menghasilkan informasi atau melakukan pekerjaan sesuai dengan keinginan.
Tingkatan Bahasa Pemrograman ada 4 yaitu :
• Low Languange Program ( Bahasa Pemgrograman Tingkat Rendah), contohnya Assembly machine
• Middle Language Program ( Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah), contohnya Bahasa C++
• High Language Program ( Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi ), Contohnya Pascal, Borland , Fotran
• 4GL ( Bahasa Pemrograman Tingkat ke 4 ), contohnya Visual Basic, Visual FOxPro
4. Program Bantu ( Utility )
Program Bantu merupakan program yang bertujuan untuk mengatur konfigurasi komputer, menjaga komputer dari serangan virus dan hacker, menyelamatkan data dan sebagainya. Program jenis ini tidak banyak melibatkan pengguna dalam penggunaannya, tetapi bekerja sendiri sesuai dengan perintah dan fungsinya.Contoh program bantu yang kita kenal yaitu Anti Virus, Backup , Disk Defragmenter, dsbnya.
5. Program Paket
Program paket merupakan gabungan dari beberapa aplikasi yang di paket menjadi kesatuan untuk menangani suatu bidan pekerjaan yang saling berkaitan. Contoh paket yang paling terkenal adalah Microsoft Office dimana didalamnya terdapat program untuk mengolah kata (Microsoft Word), untuk mengolah angka ( Microsoft Excel), Untuk Program Presentasi ( Microsoft Power Point) dll.
Dilihat dari bidang pekerjaan yang ditangani, program paket dapat dibedakan menjadi:
1. Aplikasi perkantoran, misalnya : Microsoft Office dan StarOffice
2. Aplikasi database, misalnya : oracle dan SQL Server
3. Aplikasi grafik, misalnya Adobe Photoshop dan Corel Draw
6. Program Permainan
Program permainan merupakan program-program yang dibuat untuk menampilkan permainan interaktif pada layar komputer.
Contoh program permainan yang sudah dikenal yaitu :
a. Solitaire, tersedia pada Accessories WIndows
b. Counter Strike, umumnya dimainkan di game center
c. Kurusetra, terkenal sebagai game asli buatan indonesia
7. Program Multimedia
Program Multimedia mencakup program-program yang memainkan musik atau lagu, memutar film atau video, untuk menangkap siaran radio atau televisi dan program lainnya.
contoh Program multimedia yaitu :
a. Winamp, umumnya digunakan untuk memainkan lagu mp3
b. JetAudio dapat memainkan berbagai format lagu serta video
c. RealPlayer, dapat menangkap siaran radio dan TV dari Internet
Custom Software Development
Sering paket software yang sudah jadi tidak bisa menjawab kebutuhan informasi dalam kasus-kasus tertentu. Hal ini disebabkan paket software memang dirancang agar bisa dipakai untuk rata-rata kebutuhan semua orang. Sedang dengan mengikuti rata-rata cara kebanyakan orang bukanlah cara yang bisa mendorong kita untuk bisa bersaing dan maju. Makanya Anda perlu software aplikasi yang custom made.
Tujuan utama Datarole adalah untuk memenuhi kebutuhan customer. Kami bisa bekerja sama dengan personal customer untuk memahami secara jelas apa yang diperlukan/diinginkan atau masalah yang dihadapi. Kemudian develop information systems atau software untuk menyelesaikan masalah tersebut sebaik-baiknya.
platform development dan software tools :
1. Platform
Windows (NT / 2000)
Linux
2. Programming language
- HTML / DHTML / XML
- Cold Fusion
- ASP / VBSripts / Visual Basic 6 / C/C++
- JavaScripts and Java
- .Net Platform { ASP.net / Visual Basic.net / C# }
3. Data Warehouse and Mining Engine:
Pada dasarnya kami mendukung atau bisa menggunakan segala jenis database yang bisa di-connect dengan ODBC (Open Database Connection). Database lama Anda yang sudah banyak datanya bisa kami conversi ke database baru dengan format baru yang lebih handal.
• MySQL database
{Skala kecil sampai medium untuk Linux/Unix}
• Microsoft Access
{Skala kecil sampai medium untuk Win9X/NT/2000}
• Microsoft SQL server 7/2000
{Skala medium sampai besar untuk Win9X/NT/2000}
• ORACLE
{Skala database yang sangat besar dan the most powerful}
Kamis, 11 Maret 2010
BAB 10 : Membuat Formula, Grafik, dan Gambar serta Menggabungkan Karya pada Lembar Kerja
BAB 10
Membuat Formula, Grafik, dan Gambar serta Menggabungkan Karya pada Lembar Kerja
A. Memasukkan Formula dalam Microsoft Excel
Microsoft Excel sebagai program pengolah angka menyediakan fasilitas penghitungan dengan menggunakan rumus. Formula atau rumus yang dimasukkan dapat berupa fungsi (function), operator (operators), atau nilai konstan (constan). Untuk memasukkan rumus pada Microsoft Excel, harus diawali denganmemasukkan tanda sama dengan (=) dilanjutkan dengan menuliskan rumus yang akan digunakan.
1. Menggunakan Angka Tetap
Range merupakan sekumpulan sel. Kamu dapat memberi nama range tersebut untuk memudahkan dalam hal tertentu. Penulisan nama sel dapat dilakukan dengan cara menuliskan alamat sel pertama dalam range diikuti titik dua (:) dan alamat sel terakhir dal range. Untuk memilih suatu range, blok pada sel yang merupakan suatu range.
2. Menggunakan Referensi Sel
Untuk membuat rumus, kamu juga perlu memperhatikan urutan prioritas penghitungan, yaitu operasi apa yang akan dikerjakan dahulu dan dilanjutkan dengan operasi prioritas selanjutnya, yaitu sebagai berikut :
· Prioritas 1 → % dan ^
· Prioritas 2 → * dan /
· Prioritas 3 → + dan –
B. Menggunakan Referensi Absolut dan Relatif
1. Referensi Absolut
Referensi Absolut pada suatu formula selalu menunjuk ke sel yang terletak pada lokasi yang tetap. Apabila posisi sel yang berisi formula atau rumus yang berubah, posisi referensi sel tidak akan berubah. Apabila kamu menyalin formula atau rumus yang terdapat pada sel yang berisi rumus ke sel lain, referensi sel yang terdapat pada sel tersebut akan tetap menunjuk ke sel yang tetap.
2. Referensi Relatif
Referensi Relatif pada suatu formula berbeda dengan referensi absolut. Apabila referensi sel disalin maka referensi sel relatif akan berubah sesuai dengan posisi relatif sel yang berisi formula.
3. Referensi Semi Absolut
Referensi semi absolut merupakan gabungan antara referensi absolut dengan referensi relatif.
C. Menggunakan Fungsi dalam Microsoft Excel
Fungsi yang sering digunakan pada saat menjalankan Microsoft Excel adalah fungsi matematika dan statistika. Hal ini disebabkan karena banyak orang menggunakan Microsoft Excel untuk membuat dokumen yang melibatkan berbagai macam penghitungan. Cara menggunakan fungsi, yaitu secara manual dan melalui toolbar Insert Function.
Untuk mengetahui lebih jauh tentang fungsi-fungsi yang terdapat pada Microsoft Excel, dapat dilakukan denagn membuka menu Help. Untuk membuka menu Help, kamu juga dapat melakukannya dengan menekan tombol F1 pada keyboard. Selanjutnya, lakukan salah satu langkah dibawah ini :
· Apabila yang muncul adalah Office Asisstant, ketikkan function pada kotak yang tersedia. Selanjutnya tekan tombol Enter pada keyboard dan pilih About Function.
· Apabila yang muncul adalah jendela Microsoft Excel Help, pilih tab Answer Wizard. Selanjutnya, ketikkan Function pada kotak yang teersedia dan tekan tombol Search. Selanjutnya, pilih About Function.
1. Secara Manual
Salah satu cara menggunakan fungsi yang terdapat pada Microsoft Excel adalah secara manual. Hal ini dilakukan dengan mengetikkan fungsi yang akan digunakan pada sel.
2. Menggunakan Insert Function
Selain dengan mengetikkan langsung fungsi pada sel, cara lain untuk menggunakan fungsi adalah dengan menekan ikon Insert Function yang terletak di sebelah kiri formula bar.
D. Menyalin Formula
1. Menggunakan Drag and Drop
Untuk menyalin formula dengan drag and drop dapat dilakukan dengan menarik atau menggeser fill handle ke posisi sel yang diinginkan.
2. Menggunakan Menu Edit
Cara lain untuk menyalin formula adalah melalui menu Edit→Fill. Cara tersebut hampir sama dengan cara sebelumnya, tetapi sel yang akan menampung hasil salinan harus diblok atau disorot terlebih dahulu sebelum dilakukan penyalinan formula.
E. Membuat Grafik
Grafik merupakan sebuah tampilan visual yang berfungsi mempermudah pengguna untuk melihat perbandingan serta pola pada data tertentu. Selain karena tampilannya yang dapat dibuat dengan berbagai macam model, grafik lebih mudah dibaca daripada menggunakan tabel-tabel. Oleh karena itu, Microsoft Excel menyediakan fasilitas pembuatan grafik yang mempunyai berbagai jenis dan kemudahan.
F. Memodifikasi Grafik
Untuk menampilkan toolbar Chart, dapat dilakukan denga memilih menu View→Toolbars→Chart.
1. Memodifikasi Jenis Grafik
2. Memodifikasi Sumber Data Grafik
3. Memodifikasi Chart Option
4. Memodifikasi Lokasi Grafik
5. Menambah Data pada Grafik
6. Menambah Trendline pada Grafik
7. Memodifikasi Tampilan 3D
Fungsi SUM termasuk fungsi yang paling populer dan paling sering digunakan. Untuk menggunakannya, dapat dilakukan dengan salah satu cara berikut :
· Mengetikkan formula secara langsung pada sel atau formula bar.
· Menggunakan tombol AutoSum yang terdapat pada toolbar.
· Menggunakan Insert Function.
G. Mengerutkan Data
Apabila data yang terdapat pada lembar kerja tidak berurutan, kamu juga dapat mengerutkan data tersebut dengan fasilitas Sort. Terdapat dua macam pengerutan data yang biasa dilakukan, yaitu pengerutan secara ascending dan descending. Pengerutan ascending merupakan pengerutan secara menaik dari A ke Z. sebaliknya, descending merupakan pengerutan secara menurun dari Z ke A.
H. Menggunakan Filter Data
Tidak seperti proses pengerutan, penyaringan data tidak menyusun ulang daftar data. Penyaringan secara sementara menyembunyikan baris yang tidak ingin ditampilkan. Pada saat dalam keadaan tersaring, kamu dapat mengedit dan memberi format serta melakukan proses pencetakkan tanpa harus menyusun atau memindahkannya.
1. Menggunakan Pilihan yang Tersedia
2. Menggunakan pilihan All
3. Menggunakan Custom AutoFilter
4. Menggunakan Top 10
Untuk menghilangkan filter, dapat melakukan cara berikut :
· Untuk menampilkan data yang sudah disaring pada satu kolom data, klik tanda panah disamping kanan suatu kolom kemudian pilih (All).
· Untuk menampilkan semua data yang sudah di saring pada semua kolom, pilih menu Data→Filter→Show All.
· Untuk menghilangkan pengaruh filter, pilih menu Data→Filter→AutoFilter
I. Menyisipkan Dokumen Microsoft Excel ke dalam Dokumen Microsoft Word
Microsoft Excel dapat digunakan dengan program aplikasi lain untuk keperluan tertentu. Microsoft Excel juga dapat membuat hubungan antar program. Untuk menyisipkan dokumen Microsoft Excel ke dalam dokumen Microsoft Word, dapat dilakukan dengan :
· Menggunakan Menu Insert.
· Menggunakan Copy dan Paste.
BAB 9 : MENGELOLA DAN MENCETAK LEMBAR KERJA
BAB 9
Mengelola dan Mencetak Lembar Kerja
A. Menggunakan Fasilitas Print Preview
Untuk melihat bentuk hasil pencetakan di layar monitor, dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas Print Preview. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk menampilkan hasil cetakan di layar monitor :
· Pilih menu File→Print Preview atau dengan mencetak ikon Preview pada toolbar Standard.
· Selanjutnya, Microsoft Excel akan menampilkan jendela Preview, di mana pada jendela tersebut di tampilkan hasil cetakan lembar kerja.
B. Mencetak Lembar Kerja dan Buku Kerja
1. Mencetak Lembar Kerja
· Setelah kamu melakukan perintah Set Print Area, pada saat kamu mengaktifkan Print Preview maka yang di tampilkan hanya bidang yang diblok menggunakan Print Area. Selain itu, bidang yang akan dicetak hanya bidang yang diblok menggunakan Print Area walaupun pada kotak dialog Print kamu menandai pilihan Active sheet(s).
· Untuk mencetak kembali semua bidang suatu lembar kerja, hilangkan terlebih dahulu Print Area.
Caranya, pilih menu File→Print Area→Clear Print Area.
2. Mencetak ke File
Apabila kamu akan mencetak bagian tertentu dari lembar kerja dalam bentuk file, langkah-langkah yang harus dilakukan pertama kali adalah memblok bagian tertentu terlebih dahulu dari lembar kerja yang akan dicetak. Langkah selanjutnya adalah :
· Pilih menu File→Print Area→Set Print Area.
· Buka menu File→Print atau dengan menekan tombol Ctrl + P pada keyboard.
· Selanjutnya, akan ditampilkan kotak dialog Print. Tandai kotak Print to file dengan mengklik kotak tersebut. Selanjutnya, tekan tombol OK di mana akan ditampilkan kotak dialog Print to File.
· Pada kotak dialog Print to File, masukkan nama file pada kotak Output File Name. Hasil pencetakan dokumen akan tersimpan dalam bentuk file.
C. Mengatur Tata Letak (Layout) Cetakan
1. Mengatur Kertas
Pembesaran atau pengecilan skala atau ukuran hasil cetak pada kotak Adjust to hanya berpengaruh pada hasil cetak dan tidak berpengaruh pada lembar kerja. Jika diperkecil maka semakin luas bidang lembar kerja yang dapat dimuat oleh kertas, sebaliknya jika diperbesar maka semakin kecil bidang yang dapat dimuat.
2. Mengatur Margin
Margin merupakan jarak antara tepi halaman kertas dengan tepi bidang lembar kerja. Margin atau bidang pinggir halaman juga menentukan apakah bidang yang ingin dicetak dapat dimuat pada sebuah halaman atau tidak. Jika margin yang diatur melebihi batas halaman maka lembar kerja yang tercetak akan terputus.
3. Mengatur Header dan Footer
Untuk membuat tampilan pencetak lebih menarik, akan lebih baik apabila dibuat suatu baris tambahan dibagian atas dan bawah dari halaman yang disebut header atau footer. Tampilan header dan footer juga dapat dilihat sebagai judul yang muncul pada setiap halaman atau beberapa halaman tertentu. Selain itu, header atau footer biasanya digunakan untuk memberi nomor halaman atau member identitas pada hasil cetakan.
4. Mengatur Lembar Kerja
Pada tab Margins, jarak yang diisi pada kotak Header sebaiknya lebih kecil dari margin atas agar tidak bertumpukan dengan data. Nilai jarak yang diisi pada kotak Footer sebaiknya juga lebih kecil dari margin bawah agar tidak bertumpukan dengan data.
D. Mengelola Lembar Kerja dalam Buku Kerja
1. Mengganti Nama Lembar Kerja
Kamu dapat menuliskan nama lembar kerja maksimal sampai 31 karakter termasuk spasi. Suatu nama lembar kerja tidak boleh mengandung karakter titik dua (:), tanda Tanya (?), slash (/), backslash (\), atau asterisk (*).
2. Menyisipkan Lembar Kerja
· Jumlah default lembar kerja pada setiap buku kerja adalah tiga, yaitu Sheet 1, Sheet 2, Sheet 3. Untuk mengubah jumlah default lembar kerja pada suatu buku kerja baru, gunakan perintah Options pada menu Tools dan pilih tab General. Tentukan jumlah default lembar kerja yang diinginkan pada kotak teks Sheet in New Workbook, kemudian tekan tombol OK.
· Cara lain untuk menambah lembar kerja baru, yaitu melalui menu Insert→Worksheet atau dengan menekan tombol Shift + F11 pada keyboard.
3. Menyalin Lembar Kerja
4. Memindahkan Lembar Kerja
5. Menghapus Lembar Kerja
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menyalin, memindahkan, atau menghapus lembar kerja, yaitu sebagai berikut :
· Shortcut key berikut dapat digunakan untuk menyalin isi sel.
- Ctrl + D, digunakan untuk mengaktifkan fasilitas Edit→Fill→Down.
- Ctrl + R, digunakan untuk mengaktifkan fasilitas Edit→Fill→Right.
· Untuk menampilkan kotak dialog Move or Copy, kamu jugfa dapat melakukannya dengan cara klik kanan pada tab sheet yang diinginkan kemudian pilih Move or Copy pada menu shortcut.
· Ketika memindahkan atau menyalin lembar kerja, penghitungan atau chart pada data lembar kerja kemungkinan akan menjadi tidak akurat pada saat kamu memindahkan lembar kerja tersebut.
· Kamu harus berhati-hati dalam menghapus lembar kerja karena proses penghapusan lembar kerja bersifat permanen. Hal ini berarti proses penghapusan suatu lembar kerja tidak dapat dibatalkan dengan perintah Undo.
BAB 8 : MEMBUAT LEMBAR KERJA MENGGUNAKAN PROGRAM KERJA
A. Membuat Lembar Kerja
1. Membuat Lembar Kerja Baru
Workbook merupakan file Microsoft Excel XP yang berisi satu atau lebih lembar kerja (worksheet) yamg dapat digunakan untuk mengorganisasikan berbagai macam informasi yang berhubungan. Sebuah lembar kerja terdiri atas beberapa sel.
2. Memasukkan Data
Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat memasukkan data pada lembar kerja, yaitu sebagai berikut :
· Posisi data yang dimasukkan akan berubah secara otomatis pada saat memasukkan data, seperti teks akan berada pada posisi rata kiri dan angka akan berada pada posisi rata kanan.
· Data yang diketikkan akan tertulis pada lembar kerja apabila kamu menekan tombol panah atau mouse untuk menunjuk sel lain.
· Data yang telah diketikkan pada lembar kerja dapat terhapus apabila pada sel tersebut kamu mengetikkan sesuatu. Jika terjadi kesalahan pada saat pengetikkan maka kamu dapat memilih perintah Undo pada menu Edit. Cara lainnya adalah dengan menekan tombol Backspace pada keyboard untuk menghapus isi sel.
· Jika kamu ingin mengganti atau memperbaiki isi suatu sel maka dapat dilakukan dengan mengklik dua kali pada sel yang akan diubah.
3. Menghapus Data
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengahpus data. Langkah-langkah untuk menghapus data diantaranya yaitu sebagai berikut :
· Tempatkan penunjuk sel pada sel yang akan dihapus datanya. Kamu dapat menghapus beberapa sel sekaligus dengan cara memblok sel-sel tersebut.
· Tekan tombol Delete pada keyboard, selanjutnya data pada sel yang dipilih akan terhapus.
Perlu diperhatikan bahwa yang kamu hapus dengan cara diatas adalah isi atau data yang terdapat dalam sel bukan formatnya. Jika kamu akan menghapus data yang mempunyai format tertentu maka dapat dilakukan dengan memilih menu Edit→Clear kemudian pilih kondisi yang diinginkan, yaitu sebagai berikut :
· All, menghapus data dan format tampilannya.
· Format, menghapus format tampilannya saja tanpa menghapus data pada sel tersebut.
·
· Comments, menghapus komentar pada sel tersebut.
4. Bekerja dengan Sel
Contoh sederhana bekerja dengan beberapa sel adalah pada saat kamu akan memformat beberapa sel sekaligus atau membuat garis. Untuk memblok beberapa sel sekaligus, dapat kamu lakukan melalui langkah-langkah berikut :
· Tekan tombol Shift dan tombol panah.
· Tahan tombol Shift dan jangan dilepas sampai semua sel yang ingin di blok sudah terpilih semua.
· Setelah semua sel telah dipilih atau berubah warna menjadi gelap, lepaskan tombol.
5. Menyimpan Lembar Kerja
Untuk menyimpan lembar kerja yang sudah pernah di simpan dan menggantinya dengan nama lain, dapat dilakukan dengan memilih menu File→Save As. Langkah selanjutnya sama dengan cara menyimpan buku kerja pertama kali.
B. Menggabungkan Dua Lembar Kerja atau Lebih
· Selain dengan mengklik tab sheet, untuk berpindah ke lembar kerja yang diinginkan juga dapat dilakukan dengan menggunakan keyboard. Caranya adalah dengan menekan tombol Ctrl + Page Down untuk mengaktifkan lembar kerja berikutnya atau tombol Ctrl + Page Up untuk mengaktifkan lembar kerja sebelumnya.
· Untuk mengaktifkan beberapa tab sheet sekaligus, tekan dan tahan tombol Shift pada keyboard kemudian klik tombol panah kiri atau kanan pada keyboard untuk memilih tab sheet yang diinginkan.
C. Memasukkan Teks, Tanggal, dan Bilangan
1. Memasukkan Data Teks
Untuk mengisi data dan membuat daftar dalam bentuk baris, masukkan data dalam sel pada kolom pertama kemudian tekan tombol Tab pada keyboard untuk berpindah ke sel disamping kanannya. Pada akhir baris, tekan tombol Enter untuk berpindah ke awal baris berikutnya. Jika sel pada awal baris berikutnya tidak aktif, klik perintah Option pada menu Tools. Pada kotak dialog Option, klik tab Edit dan pilih Move selection after Enter. Pilih Down pada kotak Direction.
2. Memasukkan Data Tanggal dan Waktu
Format pemasukkan data tanggal mungkin berbeda untuk setiap komputer, tergantung pada Regional Setting pada bagian Control Panel Windows. Terdapat sistem komputer yang menulis angka bulan terlebih dahulu kemudian angka tanggal dan terdapat juga sistem komputer yang menulis angka tanggal terlebih dahulu kemudian kemudian angka bulan. Format penulisan yang bener adalah yang secara otomatis dikoreksi oleh Microsoft Excel dan dibuat rata kanan.
3. Memasukkan Data Bilangan
· Pada saat memasukkan data teks, Microsoft Excel XP akan mengenali data teks tersebut dan secara otomatis akan membuat pertanyaan menjadi rata kiri. Apabila data angka yang dimasukkan, Microsoft Excel XP akan mengenalinya sebagai data angka dan secara otomatis akan meratakannya pada sisi kanan sel.
· Sebaiknya, data angka diketik dengan keypad. Untuk mengaktifkan tombol angka pada keypad, tekan tombol Num Lock sehingga lampu indikatornya menyala.
· Untuk memasukkan rumus, mulailah dengan tanda = (sama dengan). Hindari pembuatan rumus yang mengacu pada sel tempat rumus itu sendiri (circular atau CRC), misalnya sel A1 tidak boleh mengandung rumus =A1+B1.
· Untuk memasukkan nilai tanggal hari ini, tekan tombol Ctrl + ; pada keyboard.
· Untuk memasukkan waktu yang berlaku, tekan tombol Ctrl + Shift + : pada keyboard.
D. Memformat Sel
1. Format Alignment
Format Alignment digunakan untuk mengatur perataan tampilan data pada suatu sel.
2. Format Border
Format Border digunakan untuk membuat garis pembatas antar sel.
3. Format Color dan Pattern
Format Color dan Pattern digunakan untuk mengatur pemberian warna dan latar belakang dari suatu sel yang dipilih.
4. Format Protection
Format Protection digunakan untuk mengunci sel agar tidak dapat diubah dan menyembunyikan formula yang telah dibuat agar tidak terlihat.
E. Menggabungkan Sel
Pada saat bekerja dengan Microsoft Excel, terkadang kita harus menggabungkan beberapa sel menjadi satu. Penggabungan dua atau lebih sel dapat dilakukan secara horizontal, vertical, maupun gabungan keduanya. Penggabungan dua atau lebih sel akan menghilangkan batas kolom dan baris dari sel tersebut dan sebagai gantinya sel-sel tersebut akan berupa suatu sel yang lebih panjang atau lebih lebar.
F. Memformat Baris dan Kolom
1. Mengatur Tinggi Baris
Untuk mengatur tinggi baris agar dapat berubah sesuai dengan data yang terdapat pada sel, dapat dilakukan melalui menu Format→Row→AutoFit
2. Mengatur Lebar Kolom
Perlu diperhatikan, jika mengubah ukuran beberapa baris atau kolom yang tersembunyi (jika terletak di antara baris atau kolom yang dipilih) akan berubah juga ukurannya. Dengan demikian, baris atau kolom tersebut menjadi tidak tersembunyi karena baris atau kolom yang tersembunyi sebenarnya mempunyai ukuran tinggi atau lebar = 0.
3. Menyembunyikan Baris atau Kolom
a. Langkah-langkah untuk menyembunyikan baris atau kolom :
· Pilih satu atau lebih baris atau kolom yang akan disembunyikan.
· Pada menu Format, pilih Row untuk baris atau Column untuk kolom.
· Pilih Hide untuk menyembunyikan baris atau kolom.
b. Langkah-langkah untuk menampilkan kembali baris atau kolom yang disembunyikan :
· Pilih baris atau kolom yang mengapit baris atau kolom yang disembunyikan.
· Pada menu Format, pilih Row untuk baris atau Column untuk kolom.
· Pilih Unhide untuk menampilkan kembali baris atau kolom yang disembunyikan.
G. Memindahkan dan Menyalin Data
1. Memindahkan Data
Memindahkan data adalah menghapus data yang terdapat pada suatu tempat atau sel dan menempatkannya ditempat atau sel yang lain. Untuk menghapus dan memindahkan data, digynakan perintah Cut dan Paste.
2. Menyalin Data
Menyalin data pada dasarnya sama dengan memindahkan data, tetapi data yang terdapat pada posisi awal tidak akan dihapus. Untuk menyalin data digunakan perintah Copy dan Paste.
3. Menggunakan Paste Special
Microsoft Excel menyediakan fasilitas lain yang sangat berguna, yaitu Paste Special. Fasilitas tersebut mempunyai beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk menyalin sekaligus menjalankan perintah penjumlahan, pembagian, perkalian, dan perintah lainnya. Selain itu, perintah Paste Special juga mempunyai perintah untuk memilih apa yang akan disalin. Untuk menggunakan Paste Special, lakukan perintah pengkopian terlebih dahulu menggunakan fasilitas Copy atau Cut kemudian tekan tanda panah kecil yang terdapat di sebelah kanan ikon Paste pada toolbar Standard yang akan menampilkan pilihan tersebut. Perintah tersebut dapat dilakukan melalui menu Edit→Paste Special.
.jpg)